Barcelona FC

10 STADION PALING MENCENGANGKAN DI DUNIA

Posted on Updated on

10 STADION PALING MENCENGANGKAN DI DUNIA

5-e1365307061333

Bagaimana rasanya memiliki stadion semacam ini untuk laga bertanding? Jika anda adalah tim tuan rumah mungkin akan memiliki kepercayaan diri tinggi untuk menang. Jika anda adalah tim tamu mungkin justru akan terintimidasi. Inilah 10 stadion dengan rancangan paling menakjubkan dari seluruh dunia.

1. Allianz Arena (Munich, Jerman)

these_are_aerial_photos_of_stadiums_from_all_around_the_w_17

Dinamai sesuai perusahaan asuransi yang mendanai pembangunannya, stadion ini menjadi rumah bagi kesebelasan Bayern Munchen. Stadion paling menakjubkan di dunia ini mampu berubah warna menjadi putih, biru, atau merah sesuai dengan tim yang sedang bertanding.

Allianz_Arena_1

2. Wembley Stadium (London, UK)

3-e1365299815788

Sejak pertama dibangun tahun 1923, stadion ini  telah menjadi tuan rumah berbagai event penting, mulai dari Olimpiade, Piala Dunia, dan Liga Champion. Kini, hasil renovasinya pada 2007 menambahkan struktur berupa lengkungan (arch) di atasnya setinggi 134 m.

3. Rungrado Mayday Stadium (Pyongyang, Korea Utara)

4qxge37gti

Dimana letak stadion terbesar di dunia? Tidak, bukan di Inggris, Argentina, maupun Brazil, melainkan justru di Korea Utara. Nggak terduga bukan? Stadion raksasa ini mampu menampung hingga 150.000 penonton!

pyongyang_may_day1

4. Bird’s Nest (Beijing, Cina)

Beijing-National-Stadium-Beijing-China-e1326618633146

Stadon bernama asli Beijing National Stadium ini dijuluki Sarang Burung atau Bird’s Nest karena bentuknya yang “nyeleneh”. Stadion ini dibangun untuk Olimpiade Musim Panas 2008 dan konstruksinya sebagian besar menggunakan baja.

Amazing Bird%27s Nest Stadium Construction in China_008

Stadion modern menakjubkan lain di Cina adalah Qi Zhong stadium yang memiliki atap yang dapat dibuka berbentuk bunga.

Qi-Zhong-Stadium-700x325

5. Kaohsiung National Stadium (Kaohsiung, Taiwan)

SONY DSC

Tak hanya bentuknya yang unik menyerupai naga, stadion berkapasitas 10.000 penonton ini juga ramah lingkungan. Atap stadion ini dilengkapi dengan 8.844 panel surya untuk menghasilkan energi listriknya sendiri.

3531613294_7361280989_o

6. Aviva Stadium (Dublin, Irlandia)

Aviva_Stadium(Dublin_Arena)

Stadion unik ini tak pelak lagi menjadi kebanggaan rakyat Irlandia. Stadion megah berkapasitas 51.700 tempat duduk dan menjadi lokasi laga pertandingan dua olahraga yang paling diminati rakyat Irlandia, yakni sepakbola dan rugby.

Aviva-Stadium-Dublin-1

Aviva_Stadium_from_North_Stand

7. Nou Mestalla (Valencia, Italia)

nou-mestalla

Stadion yang dibuat khusus bagi Klub Valencia ini dirancang sebagai salah satu stadion terbesar di Eropa dengan kapasitas 75.000 tempat duduk.

8. Cape Town Stadium (Cape Town, South Africa)

dsc_0208

Afrika Selatan tak menyia-nyiakan kesempatan langka menjadi tuan rumah Piala Dunia 2010 dengan membangun stadion menakjubkan ini. Selain karena ukurannya yang mampu menampung 64.000 penikmat bola, stadion ini juga dikenal karena lokasinya yang indah di tepi laut.

9. Old Yankee Stadium (New York, AS)

these_are_aerial_photos_of_stadiums_from_all_around_the_w_25

Tak pantas rasanya kota sekelas New York tak memiliki salah satu stadion termegah di dunia. Berbeda dengan stadion2 lainnya di list ini yang diperuntukkan bagi pecinta sepak bola, stadion ini dibangun untuk memanjakan para penggemar olahraga baseball.

10. Stadium Craiova (Craiova, Rumania)

football-stadium-architecture

Entah apakah Rumania menjadi satu2nya negara Eropa yang tidak terpengaruh krisis ekonomi yang melanda EU, tapi negara ini dengan berani tak hanya akan membangun satu stadion ultra-modern, melainkan empat! Bahkan salah satu stadion yang terletak di ibu kota Rumania, Bucharest akan menghabiskan 200 juta euro! Namun yang akan kita bicarakan kali ini adalah stadion yang dibangun di Craiova pada 2014 mendatang. Direncanakan selesai pada 2017, stadion ini akan mampu menampung 40.000 spektator.

craiova-stadium

BONUS:

New National Olympic Stadium (Tokyo, Jepang)

zaha_hadid_new_national_stadium_japan_1-530x317 (1)

Stadion mencengangkan ini merupakan hasil karya Zaha Hadid yang memenangkan kompetisi rancangan stadion nasional Jepang yang baru. Stadion ini direncanakan akan dibangun di atas stadion yang lama (buatan tahun 1964) dan rencananya akan selesai 2018 sebagai “antisipasi” jika saja Jepang terpilih sebagai penyelenggara olimpiade 2020. Tak hanya menjadi tempat pertandingan sekaliber olimpiade, namun stadion ini bisa juga dijadikan sebagai tempat konser!

zaha_hadid_new_national_stadium_japan_4-530x315

Rancangan Stadion2 di Brazil

Sebagai tuan rumah Piala Dunia 2014, tentu Brazil ingin membuat dunia terkagum2 dengan stadion2 barunya. Salah satunya adalah Arena Amazonia di Manaus yang direncanakan selesai 2012 dan memiliki kapasitas 46.000 tempat duduk.

BRAZIL2014MANAUS

Stadion lain yang tak kalah mencengangkan adalah Arena das Dunas di kota Natal yang mampu menampung 45.000 penonton. Tak hanya itu, pusat perbelanjaan, hotel, bahkan danau buatan akan dibangun di sekitar stadion ini.

BRAZIL2014NATAL

Rancangan Stadion2 di Qatar

article-1291377610146-0c52be0a000005dc-256589_636x325

Qatar secara mengejutkan terpilih oleh FIFA sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. Kesempatan ini tak disia-siakan Qatar untuk memukau dunia dengan rancangan2 stadion barunya. Keunikan stadion2 ini selain arsitekturnya yang unik, juga dlengkapi dengan pendingin udara yang mampu menurunkan suhu udara Timur Tengah sebesar 50 derajat celcius menjadi 27 derajat celcius. Berikut ini beberapa rancangan stadion Qatar yang memukau mata.

Al Khor Stadium

1272-05b

Doha Port Stadium

1272-10d

Al Wakrah Stadium

stadiums-in-qatar-wc-2022-11

BARCELONA VS PSG (6-1)

Posted on Updated on

Kata “mustahil” sepertinya memang tak pernah ada dalam kamus Barcelona, dengan sekali lagi membuat khalayak sepakbola tak bisa percaya atas apa yang mereka lakukan.


17191406_1537347946295093_5273290188437701069_n

“Tak ada yang mustahil” jadi pepatah terkenal untuk mereka yang mulai didera rasa putus asa. Termasuk dalam olahraga terpopuler dunia, sepakbola, yang gemar hadirkan keajaiban. Walau tak selalu, faktanya ada begitu banyak momen di mana kemustahilan lenyap oleh keajaiban.

Dan dalam sedekade terakhir, Barcelona tampaknya jadi klub yang sudah menghapus kata “mustahil” dalam kamusnya. Bagaimana tidak? Apa yang sudah mereka capai dalam periode tersebut memang bisa dipandang sebagai kemustahilan.

Kita mulai dari koleksi 27 gelar Barca dalam sedekade terakhir, termasuk empat di antaranya trofi Liga Champions. Sepanjang sejarah, belum pernah ada klub yang mampu menyamai catatan tersebut termasuk rival abadinya, Real Madrid.

Kemudian Barca mampu melahirkan pemain yang mungkin terbaik dalam sejarah sepakbola, siapa lagi jika bukan Lionel Messi. Dia sanggup mengoleksi rerata 50 gol di setiap musimnya dan jadi pemain terbaik dunia sampai lima kali! Tak ada pemain yang setara dengannya, kecuali Anda menemukannya di PlayStation.

Terakhir hadir dalam duel menakjubkan di Camp Nou, Kamis (9/3) dini hari WIB. Barca hadirkan comeback yang mungkin terbaik dalam sejarah sepakbola, dengan melumat habis Paris Saint-Germain 6-1!

Dalam tajuk leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Barca memiliki kewajiban menang minimal 5-0 di Camp Nou untuk lolos. Hal itu terjadi karena pada pertemuan pertama di Parc des Princes lalu, mereka dibantai 4-0 oleh PSG.

Khalayak sepakbola bahkan segelintir fans Barca enggan terlalu berharap bahwa keajaiban akan terjadi. Karena faktanya belum pernah ada tim dalam sejarah Liga Champions, yang berhasil lolos setelah kalah 4-0 di pertemuan pertama. Jadi sederhanya hal itu mustahil.

Barca pernah merasakannya sendiri di semi-final Liga Champions 2012/13. Kala itu pada leg pertama di Allianz Arena, Blaugrana dilumat habis 4-0 oleh Bayern Munich. Mereka pun tak berdaya di leg kedua karena kembali dihajar 3-0 (agregat 7-0), sekalipun bermain di Camp Nou.

Namun keyakinan tetap digadang seluruh awak Barca. Media resmi klub bahkan sampai membuat moto yang serupa dengan salah satu hits band Good Charlotte, “We Believe”, jelang dihelatnya laga.

Satu pernyataan tersohor juga dilontarkan pelatihnya, Luis Enrique. “Melakukan comeback? Kenapa tidak? Kami akan mencobanya. Jika PSG mampu mencetak empat gol, kami bisa mencetak enam gol!” serunya, seperti dikutip Goal Spanyol.

Segalanya, entah bagaimana, lantas jadi kenyataan! Barca memulai laga dengan begitu menggebu, disertai dukungan heroik 96.290 publik Catalan yang membuat Camp Nou seakan tak miliki celah.

Tandukan Luis Suarez ketika pertandingan baru berjalan 154 detik jadi pemula. Menyerang dari segala arah lewat skema 3-4-3, Barca kemudian menambah keunggulannya jadi 2-0, lima menit jelang turun minum. Usaha spartan Andres Iniesta, membuat Layvin Kurzawa lakukan bunuh diri.

Penalti Lionel Messi di menit 50 akibat pelanggaran Thomas Meunier pada Neymar di kotak terlarang, membuat harapan untuk lolos makin nyata. Unggul 3-0, Barca butuh dua gol lagi untuk lolos atau cukup satu gol guna paksakan babak perpanjangan waktu.

Namun ketika pertandingan memasuki waktu satu jam, harapan untuk lolos seakan lenyap. Tembakan voli Edinson Cavani membuat Camp Nou terdiam, karena skor jadi berubah 3-1. Artinya Barca harus menambah tiga gol lagi atau menutup laga dengan skor 6-1 untuk bisa lolos. Sederhanya itu nyaris mustahil.

Beberapa suporter di Camp Nou pun tampak muai tinggalkan stadion dan Anda yang melihatnya melalui televisi, mungkin langsung mengganti channel ke duel Borussia Dortmund kontra Benfica.

 

Tapi ketika laga tinggal menyisakan dua menit waktu normal, Neymar jadi sosok krusial untuk bangkitkan Barca mengejar keajaiban. Tendangan bebasnya melesat manis ke jala Kevin Trapp, untuk bawa Barca unggul 4-1. Asa semakin membesar, setelah wasit pemimpin laga memberikan waktu lima menit masa injury time.

Di menit pertama masa injury time, pemain internasional Brasil itu kembali masuk papan skor lewat gol penaltinya untuk perbesar keunggulan jadi 5-1. Sedikit kontroversial memang, karena prosesnya diwarnai perdebatan diving Suarez di kotak penalti PSG. Tapi siapa yang peduli, karena tinggal satu gol lagi untuk hadirkan keajaiban.

Benar saja, orgasme kemudian hadir beberapa detik jelang peluit tanda berakhirnya pertandingan ditiup. Secara luar biasa Sergi Roberto yang lolos dari jebakan offside, sukses menyambut umpan matang Neymar, untuk membawa Barca menang 6-1! Ya, Los Cules pastikan kelolosannya dengan keunggulan agregat 6-5!

Sekali lagi, Barca membuktikan bahwa mereka memang tak pernah mengenal kata “mustahil” dalam kamusnya. Apa yang tersaji di partai ini sangat sulit dipercaya, comeback yang membutuhkan enam gol, dengan tiga gol di antaranya terjadi pada menit-menit terakhir. Sungguh sukses memainkan emosi penontonya hingga tangis bahagia pun tampak menerjang publik Camp Nou.

Walau bobot laganya tak seberat Manchester United di final Liga Champions 1998/99 atau Liverpool di final Liga Champions 2004/05, sepertinya kita patut sepakat dengan Rio Ferdinand yang menganggap duel ini sebagai comeback terbaik yang pernah ada di sepakbola. Patut diingat pula bahwa comeback ini membuat Barca melawan sejarah dan kemustahilan, soal nasib klub yang kalah 4-0 di leg pertama babak gugur Liga Champions.

Menutup momen ajaib ini, mari kita mengutip pernyataan Ruud Gullit bahwa “Theatre of Dreams bukan lagi di Old Trafford, Theatre of Dreams ada di Camp Nou, di Barcelona!”