Touring

10 KOTA PESISIR TERINDAH DI DUNIA

Posted on

10 KOTA PESISIR TERINDAH DI DUNIA

1351349532_1099_New York City

Kota pesisir atau disebut “waterfront” merupakan kota yang sengaja didirikan di tepi laut. Tentunya pertama-tama kota waterfront dibangun sebagai kota pelabuhan. Namun dalam perkembangannya kota waterfront mengalami kemajuan sangat pesat menjadi kota metropolitan, namun dengan pemandangan lautan yang biru. Selain itu kota waterfront juga memiliki ciri khas gedung-gedungnya dibuat menghadap ke laut. Wah, terbayang nggak sih keindahan panorama yang terlihat dari jendela-jendela apartemen di kota waterfront ini? Nah, inilah 10 kota waterfront terindah di dunia!

10. Miami

miabeach

Mendengar nama kota ini, pasti yang terbayang adalah kesan “seksi”. Berbeda dengan kota-kota lainnya di Amerika Serikat yang memiliki empat musim, kota Miami yang terletak di negara bagian Florida ini memang beriklim tropis. Matahari yang bersinar sepanjang tahun serta keindahan pantainya merupakan magnet yang menarik para penduduk Amerika berbondong-bondong membeli properti di kota ini. Kota ini merupakan sedikit tempat dimana gedung-gedung apartemen bertingkat bisa beradu dengan birunya lautan lepas. Nggak heran, kota ini dijadikan setting serial CSI.

http://www.dreamstime.com/-image11969050

9. New York

statue-of-liberty-new-york

Kota yang satu ini memang lebih terkenal berkat Hollywood. Tak terbilang berapa banyak film Box Office yang bersetting di kota ini, bahkan film-film superhero pun wajib menampilkan adegan pertempuran di tengah pencakar-pencakar langit di kota terbesar di dunia ini. Kota yang dijuluki Big Apple ini termasuk kota waterfront, dengan patung Liberty yang menambah panorama dramatis di tepi laut.

new-york

8. Hong Kong

350px-StarFerry_IslandSkyline

Satu-satunya wakil Asia di list ini, kota Hong Kong merupakan salah satu kota metropolitan termaju di dunia. Bahkan, ada lebih banyak gedung pencakar langit di kota ini daripada di New York. Hong Kong juga dikenal karena pemandangan tepi lautnya yang dramatis, apalagi ketika pertunjukan cahaya yang selalu diadakan tiap malam.

hong_kong2

7. Barcelona

Barcelona-Bogatell-Beach-with-Barcelona-Flats

Kota terindah di Spanyol ini tak hanya menawarkan bangunan-bangunan tuanya yang memiliki arsitektur menakjubkan, namun juga keindahan pantai-pantainya di tepi laut Mediterania yang berpasir putih. Barcelona mulai dirombak menjadi salah satu kota waterfront terindah di dunia setelah penyelenggaraan Olimpiade 1992 di kota ini.

barcelona

6. Honolulu

view-from-our-room

Letak Hawaii yang jauh dari daratan Amerika tidak membuatnya tertinggal, namun justru diincar sebagai salah satu kota yang propertinya wajib dimiliki. Mendengar kata Hawaii pastilah yang terbayang adalah keindahan pantai dan laut birunya. Kini, Honolulu telah berkembang menjadi kota metropolitan dengan gedung-gedung pencakar langit. Andalannya tentu saja pantai Waikiki yang menarik para peselancar dari seluruh dunia.

positive-inside-oahu-honolulu-skyline-daemmerung-800

5. Sydney

sydney_harbour

Kota paling terkenal di Australia ini tak hanya terkenal dengan Gedung Opera Sydney saja, namun juga karena keindahan pantainya. Tercatat ada Pantai Bondi yang merupakan tujuan wisata favorit para warga Australia.

Opera-House-of-Sidney

sydney_harbor_at_dusk_australia

4. Chicago

Chicago_illinois i ore

Kalo kota-kota waterfront lain terletak di tepi laut, maka kota Chicago yang dijuluki “The Windy City” ini terletak di tepi salah satu danau terbesar di dunia, yaitu Danau Michigan. Salah satu kota metropolitan termaju di Amerika ini juga menampilkan pemandangan spektakuler saat malam dari lampu-lampu gedung pencakar langitnya.

Chicago4

3. Santorini

3782013093_e7f52df0fe_thumb

Berbeda dengan kota-kota lainnya di list ini yang merupakan kota metropolitan, kota ini merupakan sebuah kota kuno dengan pemandangan unik. Hampir semua bangunan di desa ini berdiri di batu karang dan dicat putih, menampilkan gradasi menakjubkan dari warna putih ke warna biru lautan.

santorini_main

2. Venice

Venice_2338357b

Kota Venice atau Venesia ini merupakan salah satu kota terunik di dunia, sebab dibangun di atas air. Hingga kini, satu-satunya mode transportasi yang ada di kota ini hanyalah perahu (gondola). Kota yang sudah ada sejak ada zaman Romawi ini juga sering dikait-kaitkan dengan legenda dewa Poseidon, penguasa lautan.

expert-venice_2256043b

1. Rio de Janeiro

Di posisi pamungkas list ini kupersembahkan kota waterfront yang menurutku terindah di dunia, yaitu Rio de Janeiro. Melihat pemandangan pantainya, sudah jelas mengapa kota ini layak mendapat predikat kota waterfront paling menakjubkan di dunia. Keindahan teluknya dengan air biru dan batu karangnya yang bak di negeri mimpi masih ditambah lagi dengan budaya “samba” dari kota paling terkenal di Amerika Selatan ini membuat jutaan turis mendatanginya tiap tahun.

rio-de-janeiro

MEMOIR OF MY SHITTY JOURNEY: KOTA TUA JAKARTA

Posted on Updated on

MEMOIR OF MY SHITTY JOURNEY: KOTA TUA JAKARTA

Foto5201
Postingan kali ini agak beda, soalnya aku akan menceritakan kesialan bertubi-tubi yang menimpaku selama berlibur di Kota Tua Jakarta. Makanya tulisan ini kuberi judul “My Shitty Journey”. Yap, it’s that “sh*t”. Mungkin penyebabnya karena perjalanan itu kuadain pas 21-12-2012 alias hari kiamat versi Kalender Maya. Najis deh pokoknya. Ini dia pengalamanku, silakan disimak.
Hari itu kebetulan kantorku mulai libur sedangkan rencana mudik ke Solo masih dua hari lagi, karena itu aku merencanakan jalan-jalan ke Jakarta. Maklum lah, selama dua bulan bekerja di Tangerang, aku belum pernah menginjakkan kaki ke tanah Jakarta. Tentu saja rencana jalan-jalannya tetap ala backpacker dong. Biasanya sih aku backpacking solo secara aku ini asli wong Solo *alasan yang maksa* namun ternyata rencana jalan-jalanku disambut baik dua rekan kerja sekantorku sehingga merekapun ikut. Uniknya, kami bertiga beda suku lho. Aku Jawa sementara dua temanku itu Batak dan Sunda. Hahaha….kalo nggak di Jakarta mana bisa kayak gitu khan hahaha ….
Pagi sekitar jam 9 kami berangkat dari Gading Serpong, tapi rencananya kami mampir dulu ke WTC untuk mengambil BB temanku yang diservis. Tapi sialnya kiosnya belum buka dan kami terpaksa nunggu sambil sarapan. Iseng-iseng kami nekad sarapan di Rumah Makan Sederhana yang dikenal sebagai restoran Padang yang elite. Padahal kami bertiga wujudnya udah kayak mahasiswa gembel hahaha. Di rumah makan ini ternyata semua menunya langsung dihidangkan di atas meja, nah nantinya tamunya ambil apa tinggal diitung aja (enaknya sih buat makan rame2). Berhubung kami ini pegawai yang serba ngirit, yang kami ambilin cuma yang murah-murah aja (telor ama kentang balado). Benar aja, mbak-nya pelayannya ampe lirik-lirik kami dengan sinis. Total kami bertiga cuma ngabisin 55 ribu sarapan di situ. Wah, kami pasti udah di-black list ih ama pelayannya.
Setelah puas mengacak-ngacak restoran Padang, kami lalu berangkat menuju stasiun Serpong. Sesuai rencana, kami naik kereta KRL ekonomi jurusan jakarta Kota. Temenku sempet heran karena tarifnya hanya 1.500 rupiah saja. Namun begitu liat kereta, hmmm…pantesan sih. Soalnya yang naik tampang-tampang preman semua hahaha. Cuma kita bertiga aja yang keliatan innocent gitu. Tapi aku sempat salut ada juga cewek yang berani naik kereta KRL sendirian. Kalo aku sih masih itung2 soal safety-nya juga kalo mau sendirian naik KRL ekonomi.
Di perjalanan kami dihibur dengan panorama yang mungkin jadi ciri khas Jakarta, yaitu perumahan kumuh di sepanjang rel dengan background apartemen-apartemen mewah dan gedung bertingkat. Kontras banget deh. Pemandangan ini kami dapat ketika kereta hampir sampai di Tanah Abang. Sayang nggak sempat kufoto.
Sampai di Stasiun Jakarta Kota, kesialan pertama menghinggapi kami. Begitu kereta mulai merapat, justru turun hujan lebat. Yah, akhirnya kami cuma bisa nunggu hingga hujan agak reda. Setelah hujan mulai rintik-rintik, kamipun mulai menjelajahi Jakarta. Dan inilah pemandangan pertama yang kami lihat.
Foto5194
“Din…din…tiiit….tiiiit….heh sialan loe, minggir!!!”
What a traffic. Hebatnya di tengah traffic superkacau seperti ini, ada juga cewek yang dengan entengnya nyebrang. Padahal kami yang cowok bertiga aja bingung nyebrang gimana caranya. Hahaha ternyata kami masih kalah ama cewek. Tapi maklum lah, dia kan penduduk sini, udah biasa. Sedangkan kami bertiga pendatang.
Dan inilah gambaran Stasiun Jakarta Kota yang berarsitektur art-deco.
Foto5258
Hujan sih masih gerimis pas kami memasuki Lapangan Fatahillah. Aku sempat “Wow” pas melihat gedung Stadhuis yang kini menjadi Museum Fatahillah. Ini nih salah satu alasanku jadi backpacker. Ada rasa kekaguman tersendiri ketika kita melihat langsung dengan mata kepala sendiri bangunan terkenal yang selama ini hanya kita kenal lewat gambar di buku atau internet. Sayangnya, pas kami datang ternyata Museum Fatahillah ternyata sedang direnovasi.
Foto5199
Karena hujan bertambah deras, kami lalu memutuskan masuk ke Museum saja untuk berteduh sekalian melihat-lihat. Harga tiket masuknya ternyata naik dari 2 ribu menjadi 5 ribu. Ini suasana di dalamnya.
Foto5221
I’m pretty sure it’s haunted
Yap, there’s nothing in it!
Begitu kami masuk dan berkeliling, ternyata isi museumnya hanya gini-gini aja, payah banget. Harga 5 ribu tuh nggak layak banget. Bahkan jauh lebih bagusan koleksi Museum Radya Pustaka Solo yang tiketnya cuma 3.500 rupiah. Bahkan kami sempat melihat becak yang dimuseumkan. Becak? Emang becak setua itu ya ampe harus masuk museum? Bukannya becak tuh masih ada banyak di Indonesia?
Satu-satunya koleksi yang berkesan cuma mimbar berukir yang indah ini yang entah diambil dari masjid mana.
Foto5203
Ini adalah pemandangan Lapangan Fatahillah pas hujan dari lantai dua museum. Mungkin gini juga ya pemandangan yang dilihat orang-orang belande pas zaman penjajahan.
Foto5226
Parahnya, pas kami naik, ternyata museumnya bocor disana-sini. Nih buktinya, keranjang sampah yang ditaruh di lantai tuh buat nampung air bocorannya.
Foto5228
Bahkan lukisan gubernur jenderal ini juga basah gara-gara air hujan yang merembes dari atas.
Foto5224
Padahal banyak banget peninggalan bersejarah di sini (kebanyakan terbuat dari kayu lagi) dan bisa kujamin bakalan rusak semua kalo keujanan terus kayak gini. Jadi heran, ini tuh museum di Jakarta, ibu kota negara RI? Pada punya otak nggak sih pengurusnya. Udah koleksinya dikit, nggak dijaga, dan yang lebih parah lagi, tiketnya dinaikin lagi! Hufh, sumpah deh. Malu-maluin banget, apalagi pas itu ada dua bule yang berkunjung. Nggak kebayang deh, nama Indonesia pasti langsung tercoreng di dunia internasional *berlebihan*. Saranku, kalo kalian sempat ke Kota Tua, nggak usah repot-repot masuk museumnya, cukup foto-foto aja di depannya. Just wasting your time and money.
Kalo itu belum cukup, para pengunjungnya (yang berada di dalam cuma buat berteduh, sumpah gue yakin nggak ada yang masuk buat liat koleksinya) sekitar jam 3 DIUSIR karena museum mau tutup. DAN DI LUAR LAGI HUJAN DERES!!!
Najis, gila nggak tuh?
Ketika hujan mulai agak reda (belum terang-terang amat), kami memutuskan jalan-jalan lagi sambil foto-foto. Orang-orang pada ngliatin kami dengan geli, “Ngapain nih tiga orang udik foto-foto di tengah ujan gini?”. Maklum baru pertama ke Jakarta hehehe. Ini dia suasana di Kota Tua yang berhasil aku tangkap. Ini Cafe Batavia.
Foto5231
Dan ini Museum Wayang.
Foto5235
Ada juga Museum Keramik yang dulunya gedung pengadilan Belanda.
Foto5255
Berbekal peta yang kami dapat dari museum, kami lalu melanjutkan perjalanan mencari Bank Indonesia. Kami menemukan sungai (sayangnya jembatan Intan nggak ketemu) dan dari kejauhan melihat Toko Merah yang legendaris, dan tentu saja sebagai penambah kontrasnya suasana, ada sungai penuh sampah di depannya (baunya juga luar biasa busuk).
Foto5236
Ada juga bangunan berkubah merah ini, sayang aku nggak tahu gedung apa ini.
Foto5237
Akhirnya, gedung BI!!!!
Foto5245
Foto5240
Foto5244
Kurasa ini Bank Mandiri.
Foto5254
Dengan basah kuyub, kamipun berusaha mencari masjid untuk memberikan kesempatan salah satu temanku untuk sholat. Nah, anehnya nih, di Jakarta susah banget nyari masjid. Padahal di Solo mungkin tiap 5 meter ada masjid. Setelah muter-muter akhirnya kami menemukan masjid di belakang gedung BNI (masuk-masuk kampung).
Ketika kami akan pulang, kesialan lain menghinggapi kami. Ternyata nggak ada kereta menuju Serpong dari Jakarta Kota hingga jam 7 malam. Ditambah lagi, para pegawai stasiun sama sekali nggak mau membantu kami. Akhirnya dengan inisiatif kami sendiri setelah melihat peta KRL, kami berencana transit di stasiun Manggarai, lalu ke Tanah Abang, baru ke Serpong. Kami lalu membeli tiket KRL ekonomi ke Manggarai dan lagi-lagi kesialan lagi datang …
Kami salah naik kereta.
Karena baru di jakarta dan baru kali ini naik KRL, kami bertiga sama sekali nggak tau perbedaan KRL ekonomi dan Commuter Line. Kereta yang kami masuki justru Commuter Line (salah satu temenku sebenarnya dah curiga karena keretanya ber-AC, namun karena petugas kereta yang jaga bilang ini kereta ke Manggarai ya kami naiki aja). Beneran deh, pas karcisnya diperiksa, kami akhirnya dipaksa turun di stasiun terdekat, yaitu Gondangdia (padahal 2 stasiun lagi udah nyampe Manggarai nih). Sialan tuh PT KAI, kalo bikin nama kereta kenapa nggak KRL ekonomi ama KRL AC gitu, pake istilah susah kayak Commuter Line segala.
Di Gondangdia akhirnya kami menunggu KRL ekonomi ke Manggarai. Namun begitu lewat kami langsung mengurungkan niat untuk masuk, soalnya kereta superpenuh, penumpang banyak yang bergelantungan di pintu, bahkan ada yang di atas kereta. Awalnya sempat kepikiran sih kami naik kereta commuter line tanpa tiket, toh tinggal 2 stasiun. Namun berhubung temenku yang Batak itu orang jujur (lulusan seminari soalnya, calon pastur hehehe), akhirnya kami membeli tiket commuter line seharga 8 ribu hanya untuk melewati dua stasiun. Dan coba tebak, selama perjalanan dua stasiun itu nggak ada pemeriksaan karcis hahaha. Tapi nggak apa-apalah, toh Tuhan yang lihat kan?
Di Manggarai, kami beruntung karena ternyata ada kereta commuter line langsung ke Serpong, tapi harus transit dulu di tanah Abang. Nah, rupanya di sini kesialan belum rela meninggalkan kami. Aku sempat bertanya dimana KRL yang akan naiki lewat, jawabnya di line 2. Ya udah kami nunggu di situ dong. Anehnya selama setengah jam nggak ada kereta lewat. Kemudian aku nanya lagi dan satpamnya meralat jawabannya “Kalo nggak line 2, line 5 mas.”
Waduh, kalo line 5 dari tadi commuter line lalu lalang. Ternyata kereta yang harusnya kami naiki mungkin dah lewat 2 atau 3 kali tanpa kami sadari (suara di pengumuman kurang jelas sih, yang aku dengar cuma Sudirman gitu, dan abis itu aku baru tau kalo Sudirman juga termasuk stasiun yang dilewati kereta jurusan Tanah Abang). Dan yap, karena waktu itu pas berbarengan dengan jam pulang kerja (dan pas hari kerja juga), kamipun terpaksa berdiri dan berdesakan dengan penumpang lain.
Bagi yang belum tau perbedaan KRL ekonomi dan KRL commuter line, ini dia perbedaannya:
KRL ekonomi
KRL commuter line
Lebih mudah lalu lalang karena nggak ada pintunya Lebih berbahaya karena bisa kejepit pintu otomatis
Nyaman karena angin sejuk yang masuk lewat lubang besar yang harusnya pintu Kurang nyaman karena AC-nya terlalu dingin
Penumpangnya sibuk menghadapi pedagang asongan dan pengemis Penumpangnya sibuk main i-pad
Karakter penumpangnya juga beda banget nih (bukan bermaksud menghakimi ya). Soalnya pernah pas kami turun dari kereta commuter line, penumpang dari stasiun yang mau masuk kereta otomatis memberikan jalan terlebih dahulu supaya kami bisa turun, baru mereka naik. Aku aja ampe heran, gila tertib banget. Nah, pengalaman kayak gitu nggak bakal bisa kita dapet pas naek kereta ekonomi, yang ada kegencet ama keinjek-keinjek pas nyoba keluar.
Akhirnya dengan penuh perjuangan, kamipun sampai di Stasiun Serpong. Untungnya kendaraan umum di depan stasiun lewat sampai malam. Di dalam angkot kami menertawakan kesialan kami yang datang bertubi-tubi. Tapi temenku bilang, kesialan itu asyik kalo bisa dibagi ama temen-temen. Dan bener juga sih omongan temenku, coba kalo kesialannya harus ditanggung sendiri, keselnya udah numpuk nggak karuan pastinya. Sebagai pelampiasan, kamipun mampir di BSD Junction Tangerang buat makan malam di KFC pesan paket combo hahaha.
Nah, itulah pengalamanku jalan-jalan di Kota Tua. Tapi nggak kapok deh backpackeran ke Kota Tua lagi. Kapan-kapan pengen hunting foto di sana, apalagi bareng temen-temen kayak gini.

10 MENARA OBSERVASI DAN TELEKOMUNIKASI TERKEREN DI DUNIA

Posted on

10 MENARA OBSERVASI DAN TELEKOMUNIKASI TERKEREN DI DUNIA

tokyoskytree

Menara telekomunikasi dulu masih sangat dibutuhkan sebagai pemancar gelombang radio dan TV. Namun seiring perkembangan zaman, menara2 inipun tak lagi populer dan beralih menjadi objek wisata. Pada puncak menara bisasanya disediakan observatorium untuk mengamati kota dari atas atau bahkan sebuah restoran berputar. Berikut ini adalah 10 menara telekomunikasi dan observasi terkeren di dunia (menara Eiffel tidak kumasukkan ke sini karena aku yakin sudah banyak yang tahu)

1. Shuhkov Tower

d2

Dinamai sesuai nama perancangnya, Vladimir Shuhkov, menara ini mungkin adalah Menara Eiffel-nya Rusia. Menara telekomunikasi ini memiliki tinggi 160 m dan memiliki pemandangan dramatis justru bila dilihat dari bawah.

2. Tokyo Tower (Tokyo, Jepang)

Tokyo_Tower_M4854

Menara setinggi 333 m ini jelas terinspirasi oleh Menara Eiffel, hanya uniknya dicat dengan warna oranye menyala untuk mematuhi regulasi keselamatan transportasi udara. Diperkirakan 150 juta orang telah mengunjungi menara ini sejak pertama kali dibuka pada tahun 1958.

3. KL Tower (Kuala Lumpur, Malaysia)

KLCC-KL-Tower-night-scene

Dengan tinggi 421 m, menara ini menjadi menara tertinggi ke-7 di dunia. Bersama dengan Menara Petronas, menara ini telah menjadi ikon kota Kuala Lumpur.

4. Riga Tower (Riga Latvia)

riga-tv-tower-tornis

Tak hanya menjadi menara tertinggi di wilayah Balkan, menara ini juga menjadi yang tertinggi di negara2 Uni Eropa. Menara setinggi 385 m ini dibangun di atas pulau bernama Zakusala dan memberikan pemandangan laut Baltik yang sangat indah.

5. Fernsehtrum (Berlin, Jerman)

museum-island-734565

Menara setinggi 368 m ini merupakan struktur tertinggi di Jerman dan tetap menjadi landmark kota Berlin hingga kini.

6. Space Needle (Seattle, AS)

TR007241

Dengan ketinggian 184 m, menara ini mungkin terlihat “cemen” bila dibandingkan dengan menara2 lainnya. Namun saat dibangun pada tahun 60-an, menara ini sempat menjadi ikon dunia.

7. CN Tower (Toronto, Kanada)

toronto-cn-tower

Menara bernama lengkap Canadian National Tower ini merupakan landamark Kanada. Menara dengan ketinggian 553 m ini pernah menjadi bangunan tertinggi di dunia dan kini masih menjadi menara telekomunikasi tertinggi di dunia Barat.

8. Oriental Pearl Tower (Shanghai, Cina)

Shanghai Pudong

Menara setinggi 486 m ini dikenal karena bentuknya yang unik. Sesuai namanya, bentuk spheris pada dek observasi menara ini menyimbolkan mutiara. Uniknya, menara ini juga memiliki lantai kaca yang tentu memacu adrenalin para pengunjung yang berjalan di atasnya.

9. Canton Tower (Guangzhou, Cina)

canton-tower-in-the-guangzhou

Menara setinggi 488 m kini menyandang gelar sebagai menara tertinggi di Cina. Daya tarik menara ini selain pemandangan kota Guangzhou, juga panorama indah dari sungai Pearl di dekatnya.

10. Tokyo Sky Tree (Tokyo, Jepang)

4fbf505a9f09b

Menara setinggi 634 m ini adalah menara telekomunikasi tertinggi di dunia sekaligus struktur buatan manusia tertinggi kedua setelah Burj Khalifa. Menara ini dibangun oleh stasiun televisi NHK untuk menggantikan Menara Tokyo yang telah usang dan kalah tinggi dengan bangunan2 di sekitarnya.

BONUS:

Daewon Park Observatory (Seongnam, Korea Selatan)

bf01

Rancangan ini dikirimkan oleh arsitek Changki Yun dalam kompetisi mendesain menara observatori untuk Daewon Park di kota Seongnam, namun sayangnya tidak menang dalam kompetisi. Buset, sekeren ini aja nggak menang, yang menang kayak apa ya?

20 FOTO *ANEH TAPI NYATA* DARI PENJURU DUNIA

Posted on

10 MALL TERMEGAH (DAN ANEH) DI DUNIA

Posted on

10 MALL TERMEGAH (DAN ANEH) DI DUNIA

Dikit dikit ke mall….dikit dikit ke mall….itu pastilah krisis identitas yang dialami bangsa kita sekarang. Seperti tak ada tempat wisata lain, mall menjadi tempat andalan kita untuk menguras kocek. Hal ini pun terjadi di negara2 lain dan dimanfaatkan benar2 oleh para pengembang dan investor  untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Hasilnya, dibangunlah mal2 megah ini. Namun apa benar mall2 ini membuktikan kemajuan ekonomi suatu negara? I don’t think so. Namun kemewahan dan keunikan mall2 ini patut untuk dilirik memang. Berikut ini 10 mall paling unik di dunia.

1. Sunway Piramid

800px-Sunway_Pyramid_front

Mengawali top ten kita, kuberikan mall aneh berbentuk piramid lengkap dengan seekor singa yang meniru Sphinx ini. Terletak di Malaysia, Sunway Piramida adalah mall yang menempati tanah seluas 4 juta meter persegi.

2. SM City Cebu

SM-City-consolacion-1

Tak hanya orang Indonesia saja yang kecanduan mall, orang2 Filipina malah lebih parah. Sekitar 100.000 pengunjung mendatangi mall ini pada hari biasa, dan ini baru mall keempat terbesar di Filipina.

3. Istanbul Cehavir

Di manakah mall terbesar di Eropa berada? Tidak, bukan di Inggris, Prancis, atau negara2 maju lainnya di Eropa, melainkan di Turki (kalau itu memang masuk Eropa).

4. Morocco Mall

Morocco-Mall

Bangunan yang dibangun di kota Cassablanca ini akan menjadi mall terbesar di Afrika. Saking besarnya, kamu bisa bermain scuba diving di wahana akuarium dalamnya.

5. Mall of America

mall-of-america-address

Mall ini saking besarnya mampu menampung 7 stadion baseball di dalamnya! Saking besarnya, di dalam MOA ini kamu bisa bermain roller coaster. Mall ini juga menjadi mall paling dikunjungi di dunia, sekitar 40 juta pengunjung menginjakkan kakinya di mall ini tiap tahun!

6. Mall of Emirates

Mall yang terletak di Dubai ini menawarkan sesuatu yang tak ditemukan di mall lain, yaitu lapangan ski indoor terbesar di dunia. Agak aneh memang, kalian bisa menemukan salju di mall yang terletak di Timur Tengah ini.

7. West Edmonton Mall

a97588_sm6

Terletak di kota Alberta, Kanada, mall ini merupakan mall terbesar di Amerika Utara dan memperkerjakan 23.000 orang. Saking besarnya, mall ini memiliki water park indoor sendiri. Ahkan di dalam mall ini ada DANAU yang dihuni 5 ekor singa laut. Okeeee….

8. Venetian Mall

File:The Venetian Macao SanLucaCanal.jpg

Mall ini mungkin adalah mall paling terkenal sekaligus paling romantis di dunia. Mall yang meniru konsep kota Venesia di Italia ini memiliki kembaran, yakni di Las Vegas. Yup, ini satu2nya mall dimana kamu bisa naik perahu di dalamnya.

9. Dubai Mall

Sempat memegang rekor sebagai mall terbesar di dunia, mall ini terkenal karena memiliki akuarium terbesar di dunia. Yap, ada ikan hiu di dalam mall ini. Selain itu, mall ini saking besarnya masih memiliki mall2 lagi di dalamnya, karena punya konsep “mall di dalam mall”. Buseeeet.

10. New South China Mall

800px-NewSouthChinaMall-Court

Perkenalkan, mall terbesar di dunia yang saking besarnya, sekitar 99% gerainya masih dalam keadaan kosong alias un-occupy.

a97588_sm12

Mall yang terletak di Warsawa, Polandia ini memang memiliki desain yang unik. Namanya berarti “Golden Terrace” dan resmi dibuka 2007 lalu.